Strategi Jitu Hadapi UAS: Apa saja yang harus mahasiswa perhatikan?
Ujian
Akhir Semester (UAS) seringkali menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian
mahasiswa. Wajar jika rasa khawatir itu muncul, sebab UAS adalah penentu hasil
belajar selama satu semester penuh. Kekhawatiran memang menunjukkan bahwa kita
peduli pada nilai, tetapi apakah khawatir saja cukup? Tentu tidak. Kita perlu
strategi belajar yang tepat dan efektif. Mari kita kupas tuntas tips belajar
paling berguna untuk menghadapi UAS!
Banyak
penelitian menunjukkan bahwa sekadar membaca catatan berulang kali bukanlah
cara belajar yang paling efektif sebab otak perlu dilatih untuk mengambil
informasi, bukan hanya menerima informasi. Maka berikut hal yang harus
dihindari dan harus kalian lakukan!
Tinggalkan
Sekadar Mempelajari Ulang Materi
Salah
satu alasan mengapa membaca ulang dan meninjau materi berkali-kali tidak
efektif adalah karena strategi tersebut tidak melibatkan proses kognitif yang
sebenarnya dibutuhkan saat ujian. Prinsipnya, semakin terampil mengambil
informasi tersebut selama ujian, semakin besar kemungkinan untuk berhasil. Para
ilmuwan pembelajaran telah menetapkan bahwa satu metode sangat efektif yang
dapat digunakan adalah Praktik Pengambilan (Retrieval Practice).
Lantas
bagaimana cara kita mengasah kemampuan retrieval practice? Simak poin berikut
ini!
Berlatih
Mengingat Informasi dari Ingatan
-Tetap
baca materi yang sudah kalian catat sepanjang pembelajaran seperti slide PPT,
catatan, atau buku teks lalu pahami materinya sebisa mungkin.
-Setelah
kalian membaca dan memahami materi, cobalah untuk mengulang kembali materi
tanpa melihat nya. Cobalah mengingat apa yang baru saja kalian pelajari, apa
yang kalian ingat melalui lisan maupun tulisan
-Setelah
kalian mencoba, lakukanlah pengecekan sudah seberapa banyak yang kalian ingat
dan seberapa banyak yang tidak. Selain itu pastikan kembali apakah informasi
yang kalian ingat sudah benar.
Catatan:
Metode
ini secara efektif melatih otak Anda, persis seperti yang akan terjadi saat
ujian. Faktanya, lebih dari 200 studi dari lebih dari satu abad penelitian
telah menunjukkan manfaat praktik mengingat terhadap daya ingat.
Gunakan
Tes Latihan
Cara
lain belajar yang terbukti efektif mengasah pemahaman adalah latihan. Caranya
kalian bisa membuat pertanyaan latihan sendiri atau bisa juga mencari latihan
soal yang sudah tersedia di berbagai sumber, lalu cobalah untuk menjawab
pertanyaan tersebut berdasarkan apa yang sudah kalian pelajari, jika masih
banyak salah ulangin dan cermati kembali.
Selanjutnya
yang harus diperhatikan adalah bahwa strategi belajar yang efektif tidak akan
maksimal tanpa dukungan lingkungan yang kondusif dan kesejahteraan diri yang
terjaga. Maka perhatikan juga hal-hal berikut!
Jaga
Pola Tidur yang Konsisten
Prioritaskan
kualitas tidur, sebab tidur memainkan peran krusial dalam konsolidasi memori.
Kalian bisa mulai konsisten untuk membiasakan diri tidur cukup (7-9 jam) agar tubuh
dan otak mendapat istirahat yang cukup untuk memproses dan menyimpan informasi
yang dipelajari seharian. Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap
hari, bahkan di akhir pekan. Pola yang teratur membantu memaksimalkan kualitas
tidur kalian. Tidur cukup juga penting untuk menjaga imun tubuh, jangan sampai
menjelang ujian kalian sakit ya!
Sediakan
Ruang Belajar yang Ideal
Lingkungan
yang tepat dapat meningkatkan fokus dan produktivitas maka saat pembelajaran
usahakan kalian menciptakan ruang belajar yang nyaman untuk diri sendiri contoh
sederhananya kalian bisa pastikan meja belajar bersih, rapi, dan bebas dari
gangguan (khususnya gadget yang tidak perlu).
Jalin
Lingkaran Belajar yang Positif
Kenapa
ini juga penting? Sebab siapa yang menemani kalian belajar sangat memengaruhi
motivasi akademik kalian juga. Jika kalian mudah jenuh belajar sendirian maka
mulailah bergaul dengan cara yang tepat yaitu membentuk kelompok belajar dengan
teman-teman yang memiliki motivasi akademik yang sama atau bahkan lebih tinggi.
Manajemen
Stres Akademik
UAS
seringkali memicu stres. Maka dari itu penting untuk dapat mengenali batas
kemampuan kalian, sisihkan waktu untuk beristirahat, dan jangan ragu mencari
dukungan ketika tekanan terasa terlalu berat khususnya seringkali tekanan yang
datang dari mahasiswa adalah tekanan pada ekspetasi. Keseimbangan antara
belajar keras dan menjaga kesehatan mental adalah kunci keberhasilan jangka
panjang.
Jangan
Lupa Berdoa
Setelah
kalian berusaha keras dalam belajar sampai melakukan semua yang telah
disampaikan diatas, langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah
memasrahkan hasilnya kepada Tuhan. Jangan lupa untuk berdoa, sertakan doa dalam
setiap tahapan baik sebelum memulai belajar, saat merasa khawatir, dan sebelum
memasuki ruang ujian. Berdoa membantu menenangkan pikiran dan memberikan
keyakinan bahwa kalian telah melakukan yang terbaik.
Intinya,
dalam menghadapi ujian khususnya UAS bukan hanya tentang seberapa lama kita
duduk di depan buku, tetapi seberapa efektif kita menggunakan waktu tersebut.
Tinggalkan metode lama yang pasif mulailah adopsi metode yang aktif. Selain itu
dukung upaya belajar kalian dengan pola tidur yang sehat dan lingkungan yang
kondusif. Menghadapi UAS adalah kombinasi dari usaha keras yang cerdas,
dukungan fisik, dan ketenangan spiritual (doa). Lakukan yang terbaik, serahkan
hasilnya, dan yakinlah pada kemampuan diri sendiri.
Semoga berhasil di UAS
Penulis: Gadiza Rahmadanti