Mahasiswa UNESA Diimbau Ikut PKM: Tips dari Bu Wardah untuk Mahasiswa yang Mengikuti PKM

Surabaya, 14 Febuari 2025 – Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah kesempatan bagi mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) untuk mengembangkan kreativitas dan memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat. Bu Wardah, salah satu dosen pembimbing PKM di UNESA, menjelaskan bahwa PKM bukan hanya sekedar kompetisi, tetapi juga ajang belajar untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan menuliskan ide dalam proposal dengan baik.
PKM memiliki beberapa kategori, seperti PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM), dan PKM-Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH). Terkhususnya bagi mahasiswa semester 4 yang menerima mata kuliah Kewirausahaan Sosial dikaitkan dengan PKM-K sebagai latihan dalam menciptakan ide inovatif yang dapat diterapkan di masyarakat.
“Kewirausahaan sosial ini bertujuan untuk mengembangkan skill mahasiswa dalam menciptakan inovasi sosial yang dapat memberikan perubahan pada masyarakat. Mahasiswa diajak untuk bekerja sama dengan komunitas atau organisasi guna mewujudkan ide-ide yang bermanfaat,” ujar Bu Wardah.
Berikut adalah beberapa tips dari Bu Wardah bagi mahasiswa yang ingin sukses dalam mengikuti PKM:
1. Pilih Isu Sosial yang menarik
Sebelum menentukan ide, mahasiswa perlu mencari permasalahan sosial yang menarik perhatian atau menjadi kepedulian bagi masyarakat dan memiliki potensi untuk diselesaikan melalui inovasi produk dan jasa yang akan dikembangkan.
2. Bekerja Sama dengan Komunitas
Dalam mengembangkan inovasi, mahasiswa sebaiknya mencoba untuk bekerja sama dengan komunitas atau organisasi yang terkait agar ide bisa lebih berkembang dan bermanfaat secara luas.
3. Jangan Overthinking, Segera Mulai
Mengingat mahasiswa semester 4 memiliki banyak kesibukan akademik, Bu Wardah menyarankan agar mereka tidak terlalu lama berpikir atau overthinking. “Yang penting mulai dulu, karena ide bisa disempurnakan seiring berjalannya waktu,” ujarnya.
4. Buat Proposal yang Jelas dan Terstruktur
Proposal PKM harus memuat analisis SWOT, perhitungan anggaran, dan perbandingan dengan produk lain untuk menunjukkan keunggulan dan inovasi yang ditawarkan.
5. Fokus pada Dampak Sosial
Mahasiswa diharapkan tidak sekedar membuat usaha, tetapi juga memastikan bahwa inovasi mereka dapat mengatasi permasalahan sosial dan membawa perubahan positif di masyarakat.
Bu Wardah berharap mahasiswa yang mengikuti PKM bisa mengembangkan diri dan menemukan potensi mereka. “Harapannya, ilmu dari PKM bisa berguna di dunia kerja atau bahkan membuat mahasiswa menjadi wirausahawan sosial yang berdampak,” katanya.
Dengan manfaat yang besar, PKM menjadi ajang yang sebaiknya dimanfaatkan oleh mahasiswa UNESA untuk belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Penulis: Nicodemus Danielo Namun Sereh
Redaktur: Panggih Setyaning Sukma