Program Studi Sosiologi UNESA Gelar Kuliah Tamu Sosiologi Lingkungan tentang Bencana Ekologis dan Struktur Sosial
Surabaya, 30 September 2026 — Program Studi Sosiologi Universitas Negeri Surabaya melalui Laboratorium Sosiologi UNESA menyelenggarakan Kuliah Tamu Sosiologi Lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan secara berani melalui Zoom Meeting ini dimulai pada pukul 13.00 WIB dan mengangkat tema “Bencana Ekologis dan Struktur Sosial Masyarakat.”
Kuliah tamu menghadirkan Mohammad Fahmi Sepudin, M.Pd., yang merupakan Pengajar dan Manager Pendidikan di Pesantren Ekologi Misykat Al Anwar sekaligus Head of Research di Ashram Project, sebagai narasumber. Pemilihan pemateri juga memberikan perspektif praktis dalam diskusi. Selain aktif sebagai peneliti, narasumber memiliki pengalaman sebagai aktivis lingkungan di WALHI, sehingga pembahasan mengenai fenomena ekologi dapat dikaitkan dengan pengalaman dan persoalan lingkungan yang berkembang di masyarakat.
Kegiatan ini merupakan sesi kedua dalam rangkaian perkuliahan Sosiologi Lingkungan. Pada sesi sebelumnya, mahasiswa telah mendapatkan pembahasan mengenai ekologi manusia, sementara sesi kedua diarahkan untuk memahami keterkaitan antara bencana ekologis dengan struktur sosial masyarakat. Rangkaian perkuliahan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai persoalan lingkungan melalui perspektif sosiologis.
Dalam perkuliahan, pembahasan tidak berhenti pada bencana sebagai fenomena alam. Mahasiswa diajak untuk melihat bagaimana aktivitas manusia, sistem sosial, serta hubungan ekonomi dan kekuasaan dapat berhubungan dengan munculnya maupun meluasnya risiko ekologis.
“Kita ingin membahas bagaimana etika-etika lingkungan, kemudian bagaimana menganalisis bahwa bencana alam itu tidak sepenuhnya terlepas dari ulah tangan manusia.” Bu Wardah
Perspektif tersebut kemudian dikembangkan melalui pembahasan mengenai struktur sosial yang lebih luas, termasuk gagasan tentang Kapitalosen yang melihat bagaimana aktivitas ekonomi dan eksploitasi lingkungan memiliki konsekuensi sosial yang tidak selalu ditanggung secara merata oleh seluruh kelompok masyarakat. Salah satu isu penting yang menjadi perhatian dalam pembahasan adalah ketimpangan distribusi risiko lingkungan. Kelompok yang memperoleh manfaat ekonomi dari eksploitasi sumber daya ekologi belum tentu merupakan kelompok yang menanggung dampak lingkungan terbesar.
Program Studi Sosiologi UNESA dan Laboratorium Sosiologi UNESA Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa Sosiologi diharapkan tidak hanya memahami konsep-konsep Sosiologi Lingkungan secara teoritis, tetapi juga mampu melihat persoalan ekologis melalui hubungan antara manusia, lingkungan, struktur sosial, ekonomi, dan distribusi risiko. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran Sosiologi Lingkungan yang masih akan berlanjut pada sesi berikutnya dengan menghadirkan peneliti lain sebagai dosen tamu.
Dengan diselenggarakannya kuliah tamu ini, mahasiswa Sosiologi diharapkan semakin memahami bahwa persoalan lingkungan memiliki dimensi sosial yang kompleks. Kajian mengenai bencana ekologis Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4 Pendidikan Berkualitas, dan SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim. Melalui wawasan mahasiswa mengenai ekologi ekologi dan struktur sosial masyarakat, kuliah tamu ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya generasi yang memiliki pengetahuan, kepedulian, dan kesadaran kritis terhadap isu lingkungan serta pembangunan berkelanjutan.
Penulis: Amanda Tasya Hendrawati