Prodi Sosiologi UNESA Gelar Sosialisasi Mobilitas Akademik 2026, Mahasiswa Diajak Melampaui Batas
Surabaya, 17 Juni 2026 - Prodi S1 Sosiologi Universitas Negeri Surabaya menggelar Sosialisasi Mobilitas Akademik 2026 pada Selasa pagi di Gedung I8 Srikandi, Fakultas FISIPOL UNESA Ketintang. Kegiatan yang bertema "Melampaui Cakrawala: Menjelajahi Semesta Peluang Karier Sosiologi melalui Mobilitas Akademik" ini diperuntukkan bagi mahasiswa angkatan 2024 dan turut dibuka untuk peserta daring. Acara yang semula dijadwalkan pukul 09.30 WIB baru resmi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan dibuka oleh Ketua HIMA Sosiologi, Raihan, kemudian disambung sambutan dari Kaprodi sosiologi, Dr. Agus Machfud Fauzi, M.Si. Pak Agus menekankan bahwa karier lulusan sosiologi jauh lebih luas dari yang sering disangka. Banyak alumni yang akhirnya berhasil di bidang-bidang yang tidak terduga. Beliau juga menyampaikan bahwa prodi berkomitmen mengawal seluruh mahasiswa melewati proses mobilitas akademik, meski diakui tidak semua mahasiswa datang dengan semangat yang sama. Setelah sambutan, sesi foto bersama dilakukan sebelum masuk ke rangkaian materi.
Materi Pertama: Era VUCA dan Gambaran Mobilitas Akademik Eufrasia Kartika Hanindraputri, M.Sos. tampil sebagai pemateri pertama. Beliau membuka dengan menjelaskan sistem PJ per DPA yang kini diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendampingan mahasiswa angkatan 2024. Mahasiswa diminta aktif, bukan sekadar menunggu arahan dari prodi. Hanindraputri kemudian membahas konteks era VUCA, singkatan dari Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity, yang menggambarkan kondisi dunia kerja saat ini yang serba tidak pasti dan cepat berubah.
Mobilitas Akademik dinilai penting, bukan sebagai formalitas, tapi sebagai bekal nyata agar mahasiswa sosiologi lebih adaptif dan percaya diri. Tiga skill yang ditekankan adalah adaptive skill, communication and responsibility skill, serta problem-solving skill. Dari sisi skema program, dijelaskan bahwa semester 5 diisi dengan kegiatan Riset senilai 20 SKS dengan pilihan mitra seperti USM, Capiz State University, dan BRIN. Ada juga opsi Pertukaran Mahasiswa yang saat ini sedang diupayakan kerja samanya dengan Universitas Brawijaya dengan kuota 20 orang. Sementara di semester 6, mahasiswa mengikuti Magang Industri 10 SKS selama sekitar dua bulan, sebelum akhirnya kembali fokus ke perkuliahan dan mulai serius mempersiapkan skripsi. Sesi tanya jawab berlangsung cukup ramai. Salah satu poin penting yang muncul adalah mahasiswa diperbolehkan menjalankan Magang Industri dan Riset secara bersamaan selama memenuhi ketentuan yang berlaku.
Materi Kedua: Peluang MBKM Internasional Pemateri kedua, Rizky Trisna Putri, S.P., M.Si., memperkenalkan Program MBKM Internasional Sosiologi 2026. Program ini menawarkan tiga jalur pilihan. Pertama adalah The Field Researcher, yakni Research Internship di Centre for Policy Research USM Malaysia dengan format hybrid satu bulan onsite pada September 2026 dan dilanjutkan konsultasi online. Program ini mendapat dukungan dana dari Fakultas. Kedua adalah The Global Scholar, berupa kelas internasional daring bersama CPR USM yang sepenuhnya online dan fleksibel. Ketiga adalah The Collaborator, yakni Joint Research Collaboration bersama Capiz State University Filipina yang cocok untuk mahasiswa yang ingin membangun publikasi bersama. Miss Rizky juga berbagi pengalaman pribadinya mengikuti program internasional, yang membuat sesi ini terasa lebih seperti sharing hangat daripada presentasi formal. Perlu dicatat bahwa kuota program ini hanya tiga orang dengan persaingan yang ketat, sehingga mahasiswa yang berminat dianjurkan segera menghubungi tim internasionalisasi prodi.
Materi Ketiga: Teknis Administrasi dan Kesiapan Mahasiswa Sesi terakhir dibawakan oleh Putri Dwi Permata Indah, S.Sos., M.Sosio. Beliau membuka dengan pertanyaan yang cukup mengena langsung ke peserta, "Apakah teman-teman sudah siap dengan kenyataan?" Materi di sesi ini lebih teknis, membahas alur pendaftaran melalui sistem MELISA, pengisian log book harian, hingga pengunggahan berkas seperti proposal, LoA, Surat Pernyataan Berdampak, dan Laporan Akhir. Dibahas juga soal PKS atau Perjanjian Kerja Sama, yaitu dokumen kerja sama antara kampus dengan mitra magang yang perlu disiapkan mahasiswa, idealnya mulai bulan kedua magang. Ada tiga dokumen yang perlu disiapkan, yaitu Dokumen PKS Mobilitas Akademik, Surat Hasil Kerja Sama, dan Laporan Pelaksanaan Kerja Sama. Sesi ini juga ditutup dengan tanya jawab. Penutup oleh Tim Mobilitas Akademik Angkatan 2023 Sebagai penutup, Tim Mobilitas Akademik yang digerakkan mahasiswa angkatan 2023 menyampaikan informasi tambahan seputar timeline penting. Dimulai dari pembayaran UKT dan akses MELISA pada 1 Juli, pelepasan mahasiswa dan mulai riset pada 27 Juli, deadline mendapatkan tempat riset pada 1 Agustus, akhir periode riset di bulan November, hingga Approved Logbook dan Submit Sinta di bulan Desember. Keseluruhan acara berlangsung padat dan informatif. Meski peserta daring mengalami beberapa kendala sinyal yang membuat sebagian sesi kurang terdengar jelas, materi dari ketiga pemateri secara keseluruhan memberikan gambaran yang cukup lengkap tentang apa yang menanti mahasiswa sosiologi angkatan 2024 di semester-semester ke depan.
Penulis : Abdul Haiyi Ibrahim