Mahasiswa Sosiologi UNESA Raih Gelar Putri Favorit pada Pemilihan Putra Putri Batik Gresik 2026
Gresik, 28 Juni 2026 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Sosiologi FISIPOL Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Honey Twicea Zanuardyanti berhasil mengharumkan nama Program Studi Sosiologi dengan meraih gelar Putri Favorit dalam ajang Pemilihan Putra Putri Batik Gresik 2026 yang puncak acaranya diselenggarakan pada Minggu, 28 Juni 2026. Ajang Pemilihan Putra Putri Batik Gresik merupakan salah satu wadah bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam pelestarian budaya daerah, khususnya batik sebagai warisan budaya Indonesia. Kompetisi ini tidak hanya menilai penampilan peserta, tetapi juga kemampuan komunikasi, wawasan budaya, kreativitas, serta komitmen dalam mempromosikan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat.
Honey Twicea Zanuardyanti mengikuti kompetisi tersebut dengan semangat untuk memperkenalkan batik khas Gresik kepada kalangan muda melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan generasi saat ini. Menurutnya, batik tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang menarik dan relevan bagi anak muda. "Saya ingin memperluas pengenalan motif khas Batik Gresik kepada generasi muda dengan cara yang interaktif. Saya ingin menjalankan program kerja kreatif agar anak muda bisa melihat bahwa batik lokal sangat seru, trendi, dan bisa menjadi bagian dari gaya fashion harian mereka," ungkap Honey.
Perjalanan Honey dalam kompetisi tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang selalu memberikan semangat selama proses berlangsung. Ia menyampaikan bahwa keluarga dan orang-orang terdekat menjadi sumber motivasi terbesar dalam setiap tahapan yang dijalaninya. "Orang tua, keluarga, serta teman-teman terdekat yang selalu memberikan dukungan moral tanpa henti menjadi motivasi terbesar saya selama mengikuti kompetisi ini," tuturnya.
Keberhasilan meraih gelar Putri Favorit menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi Honey. Selain memperoleh penghargaan, ia juga mendapatkan berbagai pelajaran berharga yang akan menjadi bekal dalam perjalanan akademik maupun pengembangan dirinya di masa depan. "Saya sangat bersyukur dan bangga bisa berproses sejauh ini hingga dianugerahi gelar Putri Favorit. Lomba ini memberikan sudut pandang baru bagi saya tentang pentingnya esensi sebuah proses, manajemen emosi di panggung, serta bagaimana sebuah advokasi budaya harus disuarakan dengan hati agar bisa diterima oleh masyarakat luas," jelasnya.
Sebagai mahasiswa Sosiologi, Honey meyakini bahwa ilmu yang dipelajarinya memberikan bekal penting dalam memahami masyarakat, membangun komunikasi yang efektif, serta menyuarakan isu-isu sosial dan budaya kepada publik. Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa Sosiologi untuk berani mengembangkan potensi diri melalui berbagai ruang aktualisasi. "Jangan ragu untuk keluar dari zona nyaman dan membawa perspektif sosiologis kita ke ruang publik yang lebih luas, termasuk ajang kepemudaan atau pageant. Menjadi mahasiswa Sosiologi berarti kita punya kepekaan lebih terhadap realitas sosial. Mari terus berkarya, berdampak, dan buktikan bahwa mahasiswa Sosiologi UNESA mampu bersinar di bidang apa pun!" pesannya.
Prestasi yang diraih Honey menunjukkan bahwa mahasiswa Sosiologi UNESA tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pelestarian budaya dan pengembangan kreativitas generasi muda. Keikutsertaan dalam ajang budaya seperti Putra Putri Batik Gresik menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kepercayaan diri, serta kepedulian terhadap warisan budaya bangsa. Program Studi Sosiologi FISIPOL UNESA terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik. Prestasi Honey diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen Program Studi Sosiologi UNESA dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Upaya Honey dalam mempromosikan dan melestarikan batik daerah mendukung SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), khususnya dalam pelestarian warisan budaya dan identitas lokal. Selain itu, pengalaman kompetisi yang mendorong pengembangan kapasitas, kreativitas, dan keterampilan komunikasi turut mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kompetensi generasi muda yang berkarakter, inovatif, dan berdaya saing.
Selamat kepada Honey Twicea Zanuardyanti atas prestasi yang diraih. Semoga penghargaan Putri Favorit Pemilihan Putra Putri Batik Gresik 2026 menjadi langkah awal menuju berbagai pencapaian yang lebih besar serta menginspirasi mahasiswa Sosiologi UNESA untuk terus berkarya dan membawa dampak positif bagi masyarakat.
Penulis : Tim Website Prodi Sosiologi